Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts

Sunday, August 25, 2019

MOTORIK HALUS

16052019 

Gerakan yang halus, lembut tapi terkendali, tegas dan jelas. Itu pengertian MOTORIK HALUS yang bisa saya fahami. Kebalikannya, gerakan yang kaku, tidak stabil dan tidak terkendali.

Friday, September 22, 2017

Suka-suka ku lah

"Suka-suka"kulah, ingat kata-kata ini jadi ingat ketika berantam dengan teman-teman saat kecil :) :) :). Sering juga melihat anak-anak sekarang masih sering mengatakannya saat berdebat dengan teman-temannya. Sepertinya kata "suka-suka ku" ini tidak akan hilang ditelan waktu dan zaman :).

Kadang kalau difikirkan, memang semua orang senang melakukan "suka-suka"nya sendiri.

Wednesday, September 20, 2017

Habis Nanti Uang Bapak

"Habis nanti uang bapak, jangan semua kau ambil" Davino mengatakan itu kepada adiknya, saat saya mengajak mereka ke supermarket kemudian menyuruh memilih jajanan yang mereka mau :

Kamus seperti itu mulai ada pada anak-anak sejak saya mengajak mereka ke Bukit Lawang, Bohorok pada saat liburan sekolah.

Tuesday, September 19, 2017

Bantuan Teman

"Lihatlah bapakmu itu, capek dia mencuci bajumu, makanya kau harus rajin belajar dan mau membantu orangtuamu" seorang teman yang tinggal dekat rumah orangtua saya mengatakan itu kepada Abra ketika datang kerumah mencari saya. Abra menjawab "lagi cuci baju bapak". Kemudian teman tersebut mengatakan seperti itu kepada Abra.

Waktu itu usia Abra belum genap 5 tahun, dicoba untuk masuk TK di kampung, tidak mau.

Bapak Pemarah

"Bapak kan marah sama kita karena sayang sama kita". Saya mendengar anak saya paling besar mengatakan itu kepada kedua adiknya, setelah saya baru saja memarahi mereka. Iya, saya dikenal sebagai seorang pemarah, seorang bapak pemarah

Pada saat anak-anak saya nakal, mengatakan kata-kata kotor, melawan kepada orangtua,

Rasa Hormat

"Pak, kata mama si H itu, bapak orang yang kejam, kejam sama anak-anaknya" suatu hari Abra mengatakan itu kepada saya. Saya bertanya kepadanya "menurutmu bapak seperti itu?" Abra menjawab "Ngga, bapak baiknya samaku, bapak kan marah kalau kami nakal". Saya bilang sama Abra "Kalau ada orang mengatakan seperti itu lagi samamu bilang sama dia,

Sunday, September 17, 2017

Anak pembohong

Ketika seorang ibu menyuruh anak-anaknya menyembunyikan sesuatu dari saudara2nya, bapaknya dan teman2nya, maka ibu tersebut sedang menyiapkan pembohong2 baru di masa depan.

Ketergantungan

Ketergantungan.
Kata ini sering digabungkan dengan kata narkoba, menjadi "ketergantungan narkoba". Mengapa bisa tergantung pada narkoba?

Pada dasarnya, semua manusia ingin merasakan kenyamanan dan keamanan pada dirinya sendiri. Merasa nyaman, tenang dan damai dengan dirinya sendiri dan kehidupan nya.

Mencintai keluargaku

Sering kita melihat ada orangtua yang selalu ada untuk anaknya, menyuapi makan, memandikan, antar jemput ke sekolah, kursus dan lain-lain. Kadang saya berfikir, memangnya aku pembantumu :D. Hal itu saya sampaikan juga ke ibunya, memangnya kau babu yang harus menyiapkan semua untuk anak-anakmu?

Pada saat usia mereka masih belum cukup, masih merangkak atau belajar berjalan, ngga apa2lah, memang kita yang harus mengurus semuanya. Tapi, saat tangannya sudah kuat mengangkat sendok, ajarilah dia makan sendiri, jangan disuapi lagi. Saat kakinya sudah kuat berlari, ajarilah dia membantu menyiapkan peralatan makan, menyimpan dan mencuci piring yang sudah digunakan makan. Saat mata dan fikirannya sudah bisa melihat dan membedakan sesuatu yang berbahaya dan tidak berbahaya, ajarilah dia untuk bisa memasak makanan untuk dirinya sendiri. Ajarilah dia untuk berjalan sendiri ke sekolah dan kursus, ajarilah dia agar bisa menjaga dan mengurus dirinya. Ajarilah dia menjadi dirinya sendiri. 



Pesan Bapakku

Teringat pesan almarhum bapak dulu kepadaku dalam suatu kesempatan kami berbicara setelah bapak pensiun. "Kau tahu, aku hanya satu orang, tapi dalam hidupku, aku memiliki 2 pekerjaan sekaligus". Bapak memang seorang pendeta dan juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai guru. Makanya, aku kadang geli sendiri kalau mengingat, di rapor ku sekolah, pekerjaan orangtua ku Guru, di rapor adik-adikku, pekerjaan orangtuanya Pendeta. :). Padahal, kami abang beradik, dan bapak kami satu Ds. Drs. K.M Silaban. Aku ingat dulu nama Bapak itu Ds. K.M Silaban B.A, tapi karena sekolah terus, namanya jadi berubah :).



Aku...

Aku hanyalah aku..
Mencoba menikmati perjalanan hari ini dan besok.
Mencoba menggunakan waktu yang ada buatku sejak aku lahir hingga saat ini.
Mencoba melakukan apa yang mampu kulakukan.

Aku kadang,
mencoba jalan yang lain.
harus mendobrak untuk membuka jalan.
harus berbelok mencari jalan lain.
hanya diam terduduk dan tidak mampu berjalan.
harus berputar kembali ke awal jalan yang kupilih.

Aku sadar,
banyak waktu yang ada telah kuhabiskan.
banyak waktu yang kuhabiskan untuk berjalan.
banyak waktu yang kuhabiskan hanya duduk terdiam  tidak melakukan apapun.
banyak waktu kuhabiskan untuk mencari jalan yang kuinginkan.

Aku berharap,
semoga masih ada banyak waktu ku untuk bersama kalian.
semoga masih banyak perjalanan lagi yang bisa kita lakukan bersama.
semoga masih banyak waktu buat kita bercerita dan tertawa bersama.
semoga masih banyak waktu buat kita untuk melakukan apa yang sama-sama kita inginkan.